عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقَدِّمُوا
الشَّهْرَ بِصِيَامِ يَوْمٍ وَلَا يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ شَيْءٌ
يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ وَلَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ ثُمَّ صُومُوا
حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ حَالَ دُونَهُ غَمَامَةٌ فَأَتِمُّوا الْعِدَّةَ
ثَلَاثِينَ ثُمَّ أَفْطِرُوا وَالشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ
2327. Dari Ibnu Abbas, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah
kalian mendahului bulan dengan berpuasa sehari atau dua hari, kecuali
puasa yang sudah biasa (dilakukan), dan janganlah kalian berpuasa,
hingga kalian melihat hilal, kemudian baru berpuasa. Jika terhalang oleh
mendung maka sempurnakanlah bilangannya menjadi tiga puluh hari,
kemudian berbukalah, dan satu bulan itu (berjumlah) dua puluh sembilan
hari. " (Shahih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar