Minggu, 08 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab PUASA 28. Orang Berpuasa yang Melakukan Hijamah (Bekam)


عَنْ ثَوْبَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ

2367. Dari Tsauban: Nabi bersabda, "Orang yang berbekam dan orang yang dibekam adalah hukumnya tidak berpuasa (batal). " (Shahih)

 أبو قلابة الجرمي أنه أخبره أن شداد بن أوس بينما هو يمشي مع النبي صلى الله عليه وسلم فذكر : نحوه

2368. Dari Abu Qilabah Al Jarmi: Syaddad bin Aus ketika berjalan bersama Rasulullah... kemudian perawi menyebutkan hadits seperti di atas. (Shahih)

 عن شداد بن أوس : أن رسول الله صلى الله عليه وسلم أتى على رجل بالبقيع وهو يحتجم وهو آخذ بيدي لثمان عشرة خلت من رمضان فقال أفطر الحاجم والمحجوم

2369. Dari Syaddad bin Aus: Rasulullah SAW mendatangi seorang laki-laki di Baqi' yang sedang berbekam, beliau memegang tanganku, saat itu tanggal 18 Ramadhan, kemudian beliau bersabda, "Orang yang membekam dan yang di bekam sama-sama batal puasanya." (Shahih)

2370. Dari Tsauban: Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang membekam dan yang dibekam sama-sama tidak berpuasa. " (Shahih)

2371. Dari Tsauban, dari Nabi, beliau bersabda, "Orang yang membekam dan yang dibekam sama-sama tidak berpuasa. " (Shahih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar