عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ قَالَتْ أَفْطَرْنَا
يَوْمًا فِي رَمَضَانَ فِي غَيْمٍ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ طَلَعَتْ الشَّمْسُ قَالَ أَبُو أُسَامَةَ قُلْتُ لِهِشَامٍ أُمِرُوا بِالْقَضَاءِ قَالَ وَبُدٌّ مِنْ ذَلِكَ
2359.
Dari Asma binti Abu Bakar, ia berkata, "Pada masa Rasulullah SAW, kami
pernah berbuka puasa Ramadhan pada saat hari sedang mendung. Namun
tiba-tiba matahari muncul."
Abu
Usamah (perawinya) berkata, "Aku bertanya kepada Hisyam, 'Apakah mereka
disuruh menqadha?' Hisyam berkata, 'Ya, harus diqadha!'." (Shahih: Bukhari)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar