Minggu, 08 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab PUASA 60. Puasa Hari Senin Dan Kamis



عَنْ مَوْلَى أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ انْطَلَقَ مَعَ أُسَامَةَ إِلَى وَادِي الْقُرَى فِي طَلَبِ مَالٍ لَهُ فَكَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَقَالَ لَهُ مَوْلَاهُ لِمَ تَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ وَأَنْتَ شَيْخٌ كَبِيرٌ فَقَالَ إِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ وَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّ أَعْمَالَ الْعِبَادِ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ

2436. Dari budak Usamah bin Zaid: Ia bersama Usamah ke Wadi Al Qura untuk mencari uang miliknya. Saat itu Usamah sering berpuasa Senin dan Kamis, maka budaknya berkata kepadanya, "Kenapa kamu berpuasa hari Senin dan Kamis, padahal kamu sudah tua?" Dia menjawab, "Sesungguhnya Nabi Muhammad berpuasa hari Senin dan Kamis, lalu Nabi SAW ditanya tentang itu, beliau pun menjawab, 'Sesungguhnya semua amal perbuatan manusia akan dilaporkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis'. " (Shahih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar