عَنْ مَوْلَى أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ
انْطَلَقَ مَعَ أُسَامَةَ إِلَى وَادِي الْقُرَى فِي طَلَبِ مَالٍ لَهُ
فَكَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَقَالَ لَهُ
مَوْلَاهُ لِمَ تَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ وَأَنْتَ
شَيْخٌ كَبِيرٌ فَقَالَ إِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ وَسُئِلَ
عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّ أَعْمَالَ الْعِبَادِ تُعْرَضُ يَوْمَ
الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ
2436.
Dari budak Usamah bin Zaid: Ia bersama Usamah ke Wadi Al Qura untuk
mencari uang miliknya. Saat itu Usamah sering berpuasa Senin dan Kamis,
maka budaknya berkata kepadanya, "Kenapa kamu berpuasa hari Senin dan
Kamis, padahal kamu sudah tua?" Dia menjawab, "Sesungguhnya Nabi
Muhammad berpuasa hari Senin dan Kamis, lalu Nabi SAW ditanya tentang
itu, beliau pun menjawab, 'Sesungguhnya semua amal perbuatan manusia akan dilaporkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis'. " (Shahih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar