Senin, 09 Maret 2020

Shahih Sunan Abu Daud Kitab PUASA 65. Riwayat bahwa Asy-Syura Itu Hari Kesembilan




عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ يَقُولُ حِينَ صَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَنَا بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ صُمْنَا يَوْمَ التَّاسِعِ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

2445. Dari Abdullah bin Abbas, ia berkata: Ketika Nabi SAW berpuasa pada hari Asy-Syura, beliau juga memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada hari itu, maka para sahabat berkata, "Ya Rasul, itu adalah hari yang dimuliakan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani!? Beliau menjawab, "Kalau tahun depan kita masih menjumpainya, maka kita akan berpuasa tanggal sembilan. " Belum sempat tahun kemudian datang, Rasulullah sudah meninggal dunia. {Shahih: Muslim)

عَنْ الْحَكَمِ بْنِ الْأَعْرَجِ قَالَ أَتَيْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ وَهُوَ مُتَوَسِّدٌ رِدَاءَهُ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ فَسَأَلْتُهُ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ إِذَا رَأَيْتَ هِلَالَ الْمُحَرَّمِ فَاعْدُدْ فَإِذَا كَانَ يَوْمُ التَّاسِعِ فَأَصْبِحْ صَائِمًا فَقُلْتُ كَذَا كَانَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ فَقَالَ كَذَلِكَ كَانَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ

2446. Dari Al Hakam bin Al A'raj, ia berkata: "Aku mendatangi Ibnu Abbas, sementara ia sedang berbantalkan selendangnya di Masjidil Haram. Aku lalu bertanya kepadanya tentang puasa hari As Syura, ia pun menjawab, "Ketika kamu melihat hilal bulan Muharam, maka hitunglah, dan jika datang tanggal sembilan maka berpuasalah." Aku bertanya kepadanya, "Apakah Nabi SAW juga berpuasa?" Ia menjawab, "Ya, Nabi SAW juga berpuasa." {Shahih'. Muttafaq 'Alaih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar